{"id":3867,"date":"2025-05-06T06:30:55","date_gmt":"2025-05-06T06:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/?p=3867"},"modified":"2025-05-06T06:30:57","modified_gmt":"2025-05-06T06:30:57","slug":"polda-babel-musnahkan-sabu-dan-ekstasi-senilai-641-miliyar-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/2025\/05\/06\/polda-babel-musnahkan-sabu-dan-ekstasi-senilai-641-miliyar-rupiah\/","title":{"rendered":"Polda Babel Musnahkan Sabu Dan Ekstasi Senilai 6,41 Miliyar Rupiah"},"content":{"rendered":"\n<p>Polda Bangka Belitung menggelar pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi. Pemusnahan digelar di Mapolda pada Selasa (6\/5\/25).<\/p>\n\n\n\n<p>Barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil dua kasus pengungkapan yang dilakukan jajaran Narkoba pada bulan Januari dan April lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo mengatakan pemusnahan yang dilakukan ini merupakan hasil pengungkapan Ditresnarkoba dan jajaran di periode Januari hingga April.<\/p>\n\n\n\n<p>Tercatat, telah terjadi pengungkapan sebanyak 155 kasus narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 175 orang selama kurun waktu 4 bulan terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Hendro menambahkan barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polda dan jajaran yakni Sabu sebanyak 11,2 kg, ganja 15,1 kg dan ekstasi sebanyak 2.347 butir dengan nilai 12,65 miliyar rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jadi yang kita musnahkan ini ada 5,6 kilogram sabu dan dan 1.680 butir pil ekstasi dari dua kasus yang ditangani. Jika dirupiahkan senilai 6,41 milyar rupiah dan menyelamatkan 50.344 jiwa,&#8221;kata Hendro usai pemusnahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hendro juga menyebutkan, berbagai langkah telah dilakukan jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba khususnya di Bangka Belitung.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih, kata Hendro, diketahui Indonesia sedang darurat bahaya narkoba yang sudah memasuki berbagai profesi maupun tingkatan usia.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sehingga langkah-langkah pencegahan harus dilakukan melibatkan seluruh masyarakat. Anak-anak sekolah, Guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dosen semuanya. Polisi dan BNN melakukan penegakan hukum yang tegas,&#8221;jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Hendro, secara kuantitas, peredaran narkoba di Bangka Belitung bisa ditekan. Hal ini terwujud, dengan adanya kerjasama antara semua intansi terkait.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya, Jenderal Bintang Dua Polri ini berharap peredaran narkoba di Bangka Belitung bisa diatasi dan diberantas.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Secara kuantitas, seperti tahun kemarin, ini bisa kita tekan terus bekerjasama dengan BNN. Aparat penegakan hukum, Polri, Kejaksaan, Pengadilan terus bekerja maksimal untuk bisa membuat efek jera buat pelaku narkoba,&#8221;pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Hendro juga menyebutkan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Ditresnarkoba Polda dan Polres jajaran yang didukung oleh kekuatan BNN.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ini merupakan wujud komitmen Kepolisian dalam mendukung program pemerintah terkait pemberantasan peredaran narkoba.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini adalah hasil kerja keras Polda dan Polres jajaran serta tanggung jawab kita yang telah diamanatkan Undang-undang. Dan juga mewujudkan visi bersama menuju Indonesia Emas 2045 dengan program Asta Cita Presiden poin 7 yakni salah satunya memperkuat pencegahan narkoba,&#8221;pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, dalam pemusnahan tersebut, barang bukti narkoba baik sabu dan pil ekstasi dihancurkan dengan cara dimasukkan kedalam blender yang telah dicampur air dan zat kimia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum dimusnahkan, barang bukti narkoba dilakukan pengetesan keaslian dihadapan awak media guna memastikan barang bukti narkoba tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polda Bangka Belitung menggelar pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi. Pemusnahan digelar di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3868,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[],"class_list":["post-3867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polisi-kita","category-update"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/tribratanewsbangka.net\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250506-WA0085-scaled.jpg?fit=2560%2C1621&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3869,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3867\/revisions\/3869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsbangka.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}